Kedokteran Nuklir Teranostik Molekuler

Edukasi

Sidik Ginjal

Apa itu pemeriksaan sidik ginjal?
Pemeriksaan sidik ginjal merupakan salah satu pemeriksaan kedokteran nuklir yang dapat digunakan untuk menilai fungsi dan struktur ginjal. Selain itu, sidik ginjal juga dapat digunakan untuk menentukan ada tidaknya sumbatan, sekaligus menentukan derajat beratnya sumbatan pada ginjal. Sidik ginjal juga dapat digunakan untuk mengevaluasi trauma pada ginjal. Dibandingkan dengan pemeriksaan ginjal lainnya, sidik ginjal memiliki keunggulan yaitu dapat menilai fungsi ginjal secara terpisah (split function).

Bagaimana prosedur pemeriksaan sidik ginjal?
Beberapa jenis sidik ginjal yang dapat dilakukan di depertemen kedokteran nuklir, antara lain pemeriksaan sidik ginjal konvensional, penilaian laju filtrasi glomerulus, dan sidik ginjal dengan kaptopril.
Pemeriksaan sidik ginjal konvensional dan laju filtrasi glomerulus dilakukan dengan menyuntikkan radiofarmaka pada saat yang hampir bersamaan dengan dimulainya pengambilan citra di bawah kamera gamma. Pemeriksan sidik ginjal dengan kaptopril dilakukan dengan prosedur yang sama sebanyak dua kali, dimana pada pemeriksaan selanjutnya, pemeriksaan fungsi ginjal dilakukan dalam pengaruh kaptopril.
Terdapat beberapa persiapan yang harus dipersiapkan sebelum pemeriksaan sidik ginjal. Beberapa obat-obatan yang dapat mempengaruhi fungsi ginjal seperti jenis diuretik (furosemid, spironolakton) sebaiknya dihentikan agar tidak mengganggu pemeriksaan fungsi ginjal. Pasien juga sebaiknya dalam kondisi hidrasi yang baik, sehingga pasien dianjurkan untuk minum yang cukup sebelum pemeriksaan dilangsungkan.

Scroll to Top
Open chat
1
Butuh Bantuan?
Selamat datang di website Perhimpunan Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler Indonesia (PKN-TMI), silahkan hubungi tim kami sekiranya Anda membutuhkan informasi lebih lanjut.